Kawan, tahukah nama makanan dengan bahan dasar keluwak (pangium edule, kluwek-Jawa, picung-Sunda) ? Benar sekali, rawon namanya. Rawon, ya ... siapa yang tidak kenal dengan makanan khas Jawa Timur ini. Traditional food ala East Java. Kuah itemnya itu lho yang bikin beda. Hitam manis, hitam yang menggoda, ha ha ha ...
Kalau pas ke Malang, kurang rasanya kalo belum mampir ke Warung Rawon Rampal yang terkenal itu.
Kalau pas ke Malang, kurang rasanya kalo belum mampir ke Warung Rawon Rampal yang terkenal itu.
Lokasinya di jalan Panglima Sudirman Malang.
Dekat Bank BCA.
Dan satu lagi ternyata warung ini milik sahabat teman sanmar'ers sendiri.
Dah tahu belommmm siapa ..... ???
langsung aja ke TKP dan ketemu dengan beliau nya hi hi hi hi :-)
Tempatnya sebenarnya tak terlalu besar tapi sudah sangat terkenal.
Pelanggannya tak hanya dari kota Malang tapi dari berbagai kota.
Mungkin ini ya salah satunya yang membuat warung ini tetap eksis sampai sekarang.
Bagi yang belum pernah kesini dimohon yang teliti aja nyarinya' karena warungnya nggak ada papan namanya sama sekali !
Blank alias kosong, jadi nggak beda dengan rumah di kanan kirinya. Ha ha ha ... inilah seninya.
Berlapar-lapar dulu (nyari sono sini), berkenyang-kenyang kemudian (ketemu juga deh akhirnya).
Nama tempatnya Warung Soto Rampal, kerap juga disebut Warung Rawon Rampal.
Yang bikin unik, nama ini pemberian para pelanggan.
Bagi yang suka soto kasih julukan soto rampal.
Sedang bagi yang rawonmania tidak mau kalah, beri trademark rawon rampal.
Ha ha ha ... may be so.
Yang bikin unik, nama ini pemberian para pelanggan.
Bagi yang suka soto kasih julukan soto rampal.
Sedang bagi yang rawonmania tidak mau kalah, beri trademark rawon rampal.
Ha ha ha ... may be so.
Presiden SBY pun sering mampir makan di sana jika sedang kunjungan ke Malang.
Terbukti dari foto-foto yang dipasang di dinding warung soto Rampal ini.
Hehehe .... beda dengan warung jadul lainnya,
biasanya yang dipasang foto selebritis,
kalau disini malah foto orang nomer satu di negeri ini saat itu
Soto dan rawon menjadi menu andalan, menu favorit pengunjung.
Kami sendiri kompak memesan nasi rawon di tambah lauk babat rawis.
Kuah rawonnya hitam pekat, nggak bening,
dengan aroma keluwak yang khas.
Rasa keluwaknya cukup nendang,
berpadu dengan bumbu-bumbu pelengkap lainnya.
Pas banget di lidah.
Inilah yang namanya harmoni rasa.
Top markotop. Irisan dagingnya pun gede-gede.
Jadi tanpa ditambah lauk (gorengan) pun sudah mantap.
Ssst, satu lagi, sambelnya jos gandos ...
Nggak ada habisnya kalau diomongin lebih baik dinikmati saja.
Hmmm, babat nya pun nggak kalah enak.
Babat rawis item yang empuk, manis.
Klop dimakan bersama nasi rawon.
Pas banget.
Omong-omong nih, itu babat bisa empuk, punel kayak gitu ngerebusnya hampir semaleman lho, kawan! Huaduuuh, cape deh ...!
Ngerebusnya pake arang biar matangnya sempurna dan menambah citarasanya.
Waaah, luar biasa...
Dan untuk menggoreng aneka lauk gorengan pun juga masih menggunakan arang.
Mengolah makanan dengan menggunakan arang dipercaya dapat meningkatkan citarasa makanan. What do u think... ?
Dan sotonya ?
Disajikan dengan kecambah dan daun seledri
Asap yang masih mengepul
menebarkan aroma harum kaldu
Kuah yang tidak begitu keruh
Ditambah dengan perasan jeruk nipis
Menajamkan rasa kaldu sapi nya
Sedikit sambal
Membuat lidah ini tidak bisa berhenti menari
Mantulllll
Sebenarnya selain soto dan rawon, Anda bisa memesan berbagai menu yang lain seperti nasi campur, bali telur atau nasi pecel.
Juga tersedia berbagai snack seperti lumpia, risoles, mendol dan sebagainya.
Minuman yang dijual juga beragam mulai es teh, es jeruk hingga soft drink.
Jika suka krupuk juga bisa memilih sesuai selera.








Tidak ada komentar:
Posting Komentar