Jumat, 03 Mei 2019

Warung Kopi : Kisah si Happy

Nama ku Happy.
Aku sudah belasan tahun bareng dia.
Aku selalu ikut kemanapun dia pergi....
Dimanapun dan kapan pun

Aku mendengar
Aku melihat
Aku menyaksikan

Ada kisah
Ada tawa dan air mata
Ada putus asa dan semangat
Ada marah dan cinta

Sampai satu kali, speaker ku menangkap sebuah teriakan penuh semangat untuk melalang buana ke seberang lautan, memberiku sebuah pengalaman bareng mereka.

Dan aku pun mendengar sebuah kisah.


Mereka bukan pengangguran. 
Mereka bukan sekumpulan orang yang terbebas dari tugas dan kewajiban mereka.

Bahkan mereka harus meninggalkan keluarga.
Merelakan income yang bisa mereka dapat
Menyiapkan ekstra dana
Menyuntikkan ekstra stamina
Memompa ekstra tenaga

So inspiring !!

Ada apa dengan mereka?

Sebuah ikatan kekeluargaan 
yang terbentuk dari sebuah ide kosong.
Sebuah hasil dari mimpi beberapa rekan.

Mereka rindu. 
Mereka menangisi almamater mereka.

Mereka menyadari kalau bukan mereka,  
siapa lagi yang peduli pada sekolah 
tempat mereka menghabiskan 
tahun tahun terakhir masa remaja mereka.



Mereka mengambil langkah. 
Mereka membuka mata, mulut dan telinga mereka. 
Mereka melihat dan bertanya. 
Mereka menceritakan ide mereka.

Golden Reunion.

Ulang tahun emas SMAK St. Maria di tahun 2014 
menyuarakan genderang awal 
sekelompok orang yang memiliki misi yang sama ini.


Rasa cinta pada almamater 
memompa energi di dalam diri mereka 
untuk tidak hanya berhenti sampai di sana.

Ide tercetus dan dibagikan.
Rencana disusun dan dieksekusi.

Dari kelompok yang menamakan dirinya WALK / Wadah Alumni Langsep Kumpul, acara ngopi bareng di sekolah, atau disingkat COBAS menjadi ajang saling mengenal antar generasi tersebut.


Tidak mudah. 
Sangat melelahkan. 
Kadang frustasi.
Kegiatan yang tidak berguna sama sekali.

Memerlukan orang orang yang memiliki visi dan misi nyata yang dilandasi oleh cinta yang melahirkan kepedulian.

Memerlukan waktu 3 tahun sebelum akhirnya IKASANMAR memproklamasikan kelahiran nya dengan susunan kepengurusan yang menggunakan ilmu cup cap cup bunga kuncup nya Zr. Theresella.

Ilmu satu jari yang luar biasa dari kepala sekolah yang satu ini benar benar memiliki magic.

"kalau sudah ngomong gini,  lari ke mana pun percuma. "
"tak tinggal ke malang pun ketika mantra ini dibacakan tetap saja kena. "
"Saya korban nya."



Pesan Zr. Theresella selalu terdengar di telinga mereka,

Mari kita bangun bersama SMAK Santa Maria.

Biarlah tetap tegak berdiri 
di Raya Langsep 41 
hingga 100 tahun yang akan datang. 

Bahkan 1000 tahun ke depan. 

Selama bumi ini masih dihuni 
biarlah bendera Santa Maria tetap ada. 

Kehidupan sekolah diwujudkan
 dengan kehidupan para alumni.

Dan proyek awalpun ditetapkan enam bulan setelah nya. 

Playon 2017.

Beberapa orang dari beberapa angkatan 
yang baru saling mengenal ini pun 
harus meletakan ego mereka masing masing 
dengan toleransi yang lebih tinggi lagi.

Huuuuffffttttt.....


24 jam bersama Ikasanmar
Speaker ku mendengar banyak tentang mereka.

Kecewa.
Marah. 
Sakit hati. 
Tidak sepaham. 
Mereka kubur dalam dalam.

Mereka menyuntikkan visi dalam aliran darah mereka. 
Antibiotik Kekeluargaan membuat mereka kebal.
Infus Keilmuan meningkatkan energi mereka.
Vitamin Kemasyarakatan yang membuat mereka bertahan.



24 jam bareng IKASANMAR.
Kamera ku  melihat banyak tentang mereka.

Misi mereka untuk membina persaudaraan 
dan mengembangkan jalinan kerja sama 
dalam kerangka kepentingan alumni, 
almamater, pembangunan nasional, dan kemanusiaan, 
mereka pikul tanpa beban. 

24 jam bareng IKASANMAR.
Baterai ku di charge lebih sering
Sesering lompatan energi di sana

Untuk ikut memelihara dan mempererat hubungan kekeluargaan antar anggota.
Agar dapat berpartisipasi dalam upaya pengembangan almamater.

Sehingga ada upaya pengembangan pendidikan pada khususnya di SMAK Santa Maria Malang dan pembangunan bangsa pada umumnya.



24 jam bareng IKASANMAR.
Majikan ku pun tertunduk malu

Mengaku lulusan SMAK St Maria Langsep Malang. 
Mengaku mengukir memori indah di sana
Mengaku belajar dan mengerti dari sana
Tanpa pernah melakukan sesuatu untuk nya.

Ada sang pahlawan tanpa tanda jasa 
Ada teman main masa remaja 
Ada getaran cinta pertama
Bahkan mungkin ada teman hidup juga


24 jam bersama IKASANMAR
Hardisk ku bangkit
Microphone ku berteriak 

Apa yang bisa aku lakukan untukmu, 
sahabat?

Aku hanya handphone generasi pertama
Internal memory ku terbatas  
Aplikasi ku tidak banyak

Dan aku pun menggandeng Cloud
yang memampukan aku
menjelajahi dunia

Yang memampukan aku 
melakukan sesuatu



Aku si Happy
Aku lah saksi kebersamaan mereka


Bravo, Ikasanmar !



3 komentar: