Itu senjata kami ketika bermaksud mengunjungi salah satu teman lama di sana.
Tanpa perlu membuka map yang lebarnya dua halaman koran, kami pun dituntun ke tempat kediaman nya.
Kami berhenti di pinggir jalan dengan H2C - harap harap cemas..
Gimana tidak ?
Walau kami sadar sebagian besar jalan propinsi di pulau ini lebih sempit daripada jalan poros Surabaya-Malang, jalan yang kami lalui tampak bukan jalanan yang biasa dilalui kendaraan dari arah Goa Gajah.
Bahkan ketika sekretaris Mbah Google bilang, "Your destination is in your right side." yang terlihat di kanan kami hanya dinding besar dan kokoh yang tampak melindungi puluhan mobil yang diparkir di sebuah pekarangan !
Here you are !
Cok Kresna Pudak
Alih alih mengucapkan salam, kata pertama pun spontan keluar, "Kirain nyasar."
Baru sadar kalau ternyata kami mengambil jalan belakang, jalur khusus untuk keluarga dan teman !!
Baru sadar pula kalau rumah sang kawan ini ada di dalam area Puri Peliatan, salah satu tujuan wisata di daerah Gianyar!
Biuuuhhhhh............
Kediaman nya di sebuah kompleks perumahan yang dihuni oleh 80 kepala keluarga untuk para bangsawan Bali di Puri Peliatan Gianyar, mencerminkan siapa diri nya.
Sebagai generasi ke 10 dari pendiri Puri Peliatan, lelaki gempal ini mengenal benar sejarah, adat dan budaya tanah kelahirannya, membuatku betah menghabiskan waktu berlama-lama dengan nya.
Yahhhhh......
Bangsawan yang satu ini adalah teman masa remaja kami.
Lelaki kecil culun yang dulu kami kenal dengan lukisan nya ini sekarang semakin macho dengan rambut di sekitar wajahnya.
Masih ingat bagaimana teman kecil yang tampak ringkih ini sempat galau karena wajah nya sehalus dan sebersih seorang anak gadis.
Alamaaakkk.....
Mungkin kumis dan jenggot nya itu yang bikin dia semakin percaya diri ya?
Tapi dia tetap teman kami dengan vespa nya saat sekolah dulu.
Jauh dari kesan sombong dan angkuh karena darah birunya.
Bahkan sebaliknya, sebelum kami tiba, dua loyang pizza sudah disiapkan nya dengan pesan khusus : "jangan datang dulu, karena pizza nya belum matang."
Bahkan sebaliknya, sebelum kami tiba, dua loyang pizza sudah disiapkan nya dengan pesan khusus : "jangan datang dulu, karena pizza nya belum matang."
Pengusaha villa yang sedang melirik bisnis baru di dunia kuliner ini menunjukkan kepiawaian nya dalam mengawinkan gurih nya mayonaisse khas Eropa dengan lidah bangsa nya yang mencinrai rasa pedas yang hangat.
Dan jam-jam pun berlalu tanpa terasa.
Pandangan-pandangan politik nya.
Kisah keluarga besar nya.
Sejarah kerajaan nya.
Terangkum dalam satu paket coffee time di sore hari itu
Lahir dan tumbuh dalam kekentalan adat nya
Rasa tanggungjawab dan kewajiban nya menjaga warisan leluhur
Tidak mampu membatasinya untuk mengembangkan diri dan keluarga nya
Di dalam era Unicorn ini
Matanya bersinar ketika membicarakan dunia politik saat ini
Layaknya sinar mata nya ketika berkata,
"Senang ada yang bisa diajak sharing masalah adat budaya Bali."
Bali terpancar dari dalam dirinya
Jiwa nya adalah Bali
Napas nya adalah Bali
Desiran darahnya adalah Bali
Dia adalah Bali
Cok Kresna Pudak
Tembok kokoh di sekitar kerajaannya
yang menjaga budaya sang nenek moyang
senantiasa terbuka untuk
para pengunjung mancanegara
Seakan membisikkan satu pesan
Dari balik tembok adat ini
Ada mata jeli yang mengintip keluar
Ada telinga tajam yang mendengar cerita angin
Ada tangan trampil yang menari di atas dunia luar
Ada kaki kokoh yang menyangga tanggungjawab anak daerah
Badan nya tegak berdiri
Tersangga sepasang kaki kokoh
Yang menapak dunia barat dan timur
Tongkat estafet telah siap didelegasikan
Tongkat berisi gulungan sejarah dan budaya
Sebagai titah Sang Paduka
Para pelari pun telah dipersiapkan nya
Mata mereka sudah terlatih untuk melihat
akhir putaran sebelum diberikan ke pemain berikutnya
Kaki mereka sudah ditempa untuk dapat bertahan
Visi untuk menjaga Bali
dari generasi ke generasi
Diikuti misi yang mengikuti perkembangan jaman
Bersama putra dan putri mahkotanya
Si anak daerah itu berujar pelan,
"Kami tetap menjaga ciri khas daerah kami ketika membangun tempat kediaman kami, namun kami memberikan sentuhan modern di dalam nya."
Luar biasa !
Inilah yang diperlukan bangsa ini
Ketika generasi berganti
Ketika dunia hanya segenggam tangan
Berapa banyak yang memahami permainan gobak sodor
Berapa banyak yang bisa menceritakan asal nenek moyang mereka ?
Cok Kresna Pudak
Putra Bali Potret keagungan budaya
Ada untuk berbagi kisah dan semangat
bagi teman-teman IKASANMAR
"Barat dan Timur adalah guruku
Muslim, Hindu, Kristen, Budha
Pengikut Zen dan Tao
Semua adalah guruku
Kupelajari dari semua orang saleh dan pemberani
Rahasia cinta
Rahasia bara menjadi api menyala
( Abdul Hadi WM )
Bravo, Bali !
Bravo, Indonesia ku !








Si Panji Koming nya SanMar, buku2ku full di gambari panji koming 🤣🤣🤣
BalasHapus